FaceBookTwitterGoogle+YoutubeInstagram

Plan your trade, trade your plan!

Sore ini kita coba buat trade plan berdasarkan sejumlah kriteria agar dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Gunanya perencanaan yang baik adalah anda dapat fokus kepada trade setup yang paling potensial dan aktraktif saja, dan itu berarti mengabaikan setup yang tidak profitable.

Trade Plan yang baik disamping memiliki kriteria-kriteria entry/TP/SL, juga sebaiknya berdasarkan seperangkat faktor pendukung. Kesemuanya ini kita akan kuantifikasi sehingga menghasilkan scoring sistem sebagai acuan keputusan trade. Faktor-faktor pendukung ini adalah:

 

1. Strenght

Dalam trading yang kita cari adalah probabilitas tinggi dalam tiap trade untuk menghasilkan profit. Disini kita cermati bagaimana perilaku harga saat meninggalkan area supply demand nya. Apakah bergerak dengan strong moves? ataukah perlahan-lahan (gradual)?

 

2. Profit Margin

Disinilah kita bicara mengenai risk reward atau untung ruginya dalam mengambil sebuah posisi. Anda harus dapat mengukur sejauh mana level support (demand) dan level resistance (supply) berbanding posisi entry. Anda ukur penempatan SL dari point entry dan kemudian ukur juga jarak profit margin dari titik entry tersebut. Katakan anda ingin ambil posisi buy, semakin jauh jarak area supply, kualitas entry makin baik dan semakin baik pula risk rewardnya.

 

3. Big Picture

Walaupun anda seorang intra day trader dan menggunakan time frame kecil semisal H1 atau yang di bawahnya, anda harus mempertimbangkan area-area supply demand pada time frame yang lebih besar seperti D1. Contohnya jika anda ingin short position, upayakan agar short anda lebih dekat ke area supply di daily frame atau area demand di daily masih berjarak cukup jauh di bawahnya sehingga memberikan ruang bagi harga bergerak sekiranya analisa kita benar.

 

4. Retracement

Yang dimaksud dengan retracement disini adalah harga yang kembali ke area support/resistance setelah breakout dengan kata lain pullback. Ini berkaitan dengan entry yang akan dilakukan. Menurut saya first pullback adalah yang terbaik dibanding dengan pullback kedua atau ketiga seperti yang ditulis dalam literatur-literatur trading. Kenapa? ibarat orang sedang menebang pohon saja, semakin sering diayunkan kampak, semakin besar kemungkinan pohon itu tumbang. Begitu juga dalam pullback ini, semakin sering suatu area ditest, semakin kecil kemungkinan area tersebut bertahan dari gempuran harga.

 

5. Time

Berapa lama waktu yang dibutuhkan harga dalam posisi ekuilibrium ini sebelum breakout. Semakin pendek waktu yang dibutuhkan untuk keluar/bergeser dari keseimbangannya, makin jelas bagi kita bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara supply dan demand.

 

6. Arrival

Apakah harga saat ini berada pada "fresh" support (demand) / resistance (supply)? Contohnya dalam upmove/uptrend, suatu level demand yang belum pernah di retest menjanjikan peluang yang lebih besar bagi profitable trade.

 

Keseluruh faktor di atas ini diberi nilai, dan makin tinggi scoringnya makin baik setup yang ada. Di bawah ini saya lampirkan tools dalam bentuk excel file, yang semoga membantu anda dalam menyiapkan trade plan. Seperti yang anda lihat, kriteria-kriteria sederhana ini akan dapat membuat perbedaan dalam kualitas trading. Pastikan bahwa anda memiliki satu set rule yang mendukung keputusan trading. Karena jika tidak, maka anda akan bersaing dengan mereka yang memiliki set rule dan kecil peluang anda memenangi peperangan ini.

 

Happy Trading!

Jadwal Edukasi

Wed Nov 15 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies
Wed Nov 22 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies
Wed Nov 29 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies
Wed Dec 06 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies
Wed Dec 13 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies
Wed Dec 20 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies
Wed Dec 27 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies
Wed Jan 03 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies
Wed Jan 10 @10:00 - 12:00PM
Forex Basic for Dummies

Tweet News & Signals

FasaPay Online Payment System

Contribute!
Books!

Shop!